Sabung Ayam Online – Ayam bangkok dikenal banyak memiliki kelebihan dibandingkan dengan ayam lainnya. Hal ini sangat diperhitungkan bagi para penggemar ayam aduan. Warna bulu ayam aduan biasanya tidak jarang membawa keunggulan dalam bertarung dan juga berpengaruh pada garis keturunan.

Arti Tersembunyi dari Warna Bulu Pada Ayam Bangkok - Sabung Ayam Online

Arti Tersembunyi dari Warna Bulu Pada Ayam BangkokSabung Ayam Online

Warna bulu pada ayam aduan yang banyak ditemui yaitu rawis wiring kuning dan wiring geni. Hal itu menunjukkan jika warna tersebut merupakan warna yang paling berkelas. Namun, sebenarnya ada beberapa ayam bangkok yang memiliki banyak warna bulu yang lain, antara lain :

Wiring Geni dan Kuning

Ayam bangkok yang memiliki warna ini biasanya mempunyai kharisma tersendiri dengan warna dasar hitam dan warna merah atau kuning. Sedangkan ayam bangkok yang memiliki warna cenderung hitam dan agak kecoklatan, biasanya disebut sebagai wiring galih. Umumnya ayam bangkok yang memiliki rawis tembus (dari leher sampai sandangan ke bawah dan bulu ekor berwarna hitam mengerucut tidak melebar) itu merupakan ayam berkelas.

Gesin (Hitam)

Gesin atau hitam biasa disebut dengan warna taduang dan warna dasar hitam dari rawis sampai sandangannya. Warna ini mempunyai ciri tertentu dengan keistimewaanya saat bertarung. Ayam dengan warna gesin mempunyai sandangan tembus dari rawis hingga ke bawah dan memiliki paruh berwarna hitam tembus hingga kaki. Menurut orang jawa, ciri ayam seperti ini menandakan jika ayam tersebut berkualitas unggul.

Semu Gesin

Semu gesin atau yang biasa disebut dengan bengkeh. Ayam bangkok dengan warna hitam namun berawis kuning atau merah pias (samar).

Kelawu

Warna kelawu memiliki corak warna keabu-abuan. Akan tetapi, bisa saja hitam tapi tetap bercorak putih abu-abu. Ayam berwarna kelawu biasanya mempunyai teknik dan gaya tarung yang tangguh dan tak jarang jika ayam ini memiliki pukulan yang mematikan. Tak jarang jika lawannya sering kabur sendiri ketika bertarung walaupun sedang unggul. Menurut tradisi Jawa, ayam berwarna kelawu tidak ditarungkan pada sore hari atau lebih dari jam 12.

Blorok

Ayam bangkok yang memiliki warna blorok pada dasarnya berwarna hitam dengan corak tutul-tutul (warna putih). Ayam ini bisa juga memiliki sandangan merah dan kuning. Ayam blorok memiliki ciri tutul-tutul. Warna blorok yang bersih tidak bersandangkan merah atau kuning dan memiliki keistimewaan tersendiri.

Jalak

Jalak berdasar warna kuning dan corak hitam atau kuning hitam. Jalak meurut primbon Jawa tidak boleh bertarung pada jam 12 lebih karena kebiasaannya mengantuk setelah jam 12 malam.

Putih

Ayam bangkok yang berwarna putih biasanya memiliki keistimewaan sendiri yang membuat lawannya kalah atau sial, meskipun si putih kalah pada waktu bertanding. Setelah lawan mengalahkan putih biasanya lawan akan terkena sial. Menurut primbon Jawa, putih seperti kuwu memiliki derajat diatas warna lainnya.

Itulah beberapa warna bulu pada ayam bangkok yang menandakan tingkatan ayam aduan. Namun, di setiap daerah masih memiliki gambaran tersendiri dengan penamaan yang berbeda. Yang jelas, setiap daerah memiliki perumpamaan dan penilaian tersendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para penggemar Sabung Ayam.

Dapatkan Bonus Promo 100% Sabung Ayam Online hanya di Agen Sabung Ayam OnlineASIANBET77