Agen Bola Online-Kontroversi mengenai rumor bahwa Sergio Ramos sengaja membuat kartu kuning pada saat laga melawan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions di Johan Cruyff Arena, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB.

Dibalik kemenangan Real Madrid banyak pihak yang muncul dengan rumor miring menyelimuti sang kapten Sergio Ramos, hal ini bukan rumor pertama kalinya bagi sang kapten pasalnya, Ramos diduga sengaja terkena kartu merah saat Madrid menjamu Ajax Amsterdam di matchday kelima Grup G Liga Champions 2010-2011. Rumor beredar bahwa hal tersebut sengaja dilakukan oleh sang kapten untuk dapat mengikuti 16 besar tanpa beban kartu sama sekali.

Tak hanya sampai disitu saja rumor juga menimpa sang kapten di leg pertama perempatan final Liga Champions 2012-2013. Saat itu diduga bahwa sang kapten sengaja membuat pelanggaran sehingga mendapatkan kartu kuning. Saat itu Madrid unggul 3-0 atas Galatasary di leg pertama perempatan final Liga Champions 2012-2013. Unggulnya Madrid ini mungkin membuat Ramos berpikir bahwa Madrid sudah pasti lolos ke semifinal. Dan benar saja pada leg ke dua yang berlangsung di Galatasary membuat Ramos absen karena akumulasi kartu yang ia dapatkan. Saat itu Madrid hanya mengalami kekalahan 2-3 dan berhasil lolos ke semifinal dengan agregat 5-3

Dan rumor beredar lagi saat ini dalam laga melawan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Saat Ramos hendak mendapatkan kartu kuning dimenit ke-89 atas pelanggaran yang ia lakukan terhadap Kasper Dolberg. Pelanggaran Ramos itu terlihat amat janggal, pasalnya bola tak berada dekat pemain depan Ajax Amsterdam itu. Akibat kartu kuning yang didapat Ramos itu, dipastikan Ramos akan absen di laga leg ke-2 16 bsar kontra Ajax. Dikarenakan sepanjang Liga Champions 2018-2019 ini sang kapten sudah mendapatkan 3 kartu kuning dan ini membuat sang kapten bersih dari akumulasi saat Liga Champions dan masuk babak delapan besar.

Namun saat ini belum diketahui apakah pihak UEFA akan melakukan penyelidikan atas rumor ini. Namun jika nantinya penyelidikan dilakukan dan terbukti benar bahwa sang kapten sengaja melakukan hal tersebut, maka sang kapten dipastikan akan menerima hukuman yang berat.

Dilansir dari Daily Mail, UEFA mengancam bahwa siapa saja pemain yang sengaja melakukan perbuatan untuk mendapatkan  kartu kuning ataupun merah, akan di berikan sanksi bermain meliputi dua pertandingan ataupun bisa lebih berat jika dinyatakan demikian dalam persidangan.